Tag Archives: Tempat latihan aikido Yogyakarta

Aikido – Olahraga Plus Apa Plus Olahraga?

Kotegaeshi Aikido AikiJgj – Sekilas judul diatas hanya sebuah pertanyaan yang gak penting banget, ya kan? yang pasti sama-sama keluar keringat dan sehat. Ok yok pelan-pelan kita ulas kanti weninging pikir, segala sesuatu tergantung dari niat bukan? jika anda menginginkan olahraga plus tentu ini perlu pertimbangan yang didasari karena kebutuhan. Kalau olahraga saja sudah jelas dan pasti tujuan utama menjaga kebugaran. Namun kalau olahraga plus, plusnya disini apa? misalnya saja Anda menginginkan tidak sekedar memilih olahraga biasa tetapi memilih olahraga yang selain untuk menjaga kebugaran juga bisa digunakan untuk beladiri pada saat dubutuhkan. ha ha ha kenapa dari awal tidak bilang aja olahraga beladiri! ait ini beda saudaraku, kalau kita ngomongin olahraga beladiri ini pasnya untuk kalangan anak muda saja atau paling tidak di bawah 30 tahun, mengapa? karena pada umumnya olahraga beladiri itu keras, membutuhkan stamina prima, dan bisa dijadikan ajang prestasi. Lalu bagaimana dengan Om-tante, Bapak-Ibu atau bahkan yang sudah punya Cucu? mereka juga butuh olah gerak yang bisa menjaga kebugaran atau olahraga yang tidak terlalu menguras energi namun bisa digunakan untuk beladiri. Jawabanya jelas, ambil olahraga plus beladiri seperti: Aikido, taichi, silat tradisional tertentu (misal cikalong). Olahraga ini tidak dipertandingkan, tidak keras, bisa menjaga kebugaran plus bisa untuk beladiri dan yang pasti bisa diikuti oleh segala umur.

Latihan Tahap 1, Pengertian Akan Tubuh Sendiri (Mengenal Diri Sendiri)

Aspek teknis adalah aspek yang sangat penting dalam latihan, ini adalah titik permulaan, dimana konsep untuk pembelajaran lebih lanjut diberikan agar seorang praktisi dapat memulai perjalanannya. Level teknis terwujud dalam tanren, proses belajar dalam bentuk repetisi. Seperti seorang sarjana pengembara, aspek teknis adalah peta bagi seorang praktisi, petunjuk untuk memulai, dan kemudian, untuk memilih jalan yang mereka rasa cocok untuk memenuhi tujuan mereka dan memahami tujuan hidup, untuk memahami hasrat dan batasan dari pikiran kita dan memungkinkan kita untuk menguasainya.

Di langkah pertama, akan sangat mudah bagi kita untuk menemukan betapa sulitnya tubuh bergerak dalam melakukan gerakan-gerakan tertentu, secara khusus, gerakan-gerakan dalam Aikido. Jangankan tehnik, untuk sebagian besar pemula, bahkan untuk melakukan gerakan-gerakan sederhana seperti ikkyo-undo relatif sulit, mengapa demikian? Karena kita tidak terbiasa melakukannya, walaupun simpel dan alami, tubuh kita terbelenggu oleh satu kebiasaan, menghafal gerakan. Menghafal gerakan membatasi fisik kita dalam beradaptasi terhadap satu set gerakan tertentu; kita membatasi potensi fisik kita dalam proses yang disebut “belajar” Kita harus mempelajari sesuatu sebelum tubuh kita terbiasa dalam melakukan sesuatu. Dengan semata menggantungkan diri pada hal ini, kita membatasi kemampuan kita untuk memahami, kita membatasi indera kita, membatasi kemampuan kita untuk merasakan, dan kemudian mengakibatkan proses belajar yang lambat.