Dojo BW (Bintaran Wetan)

Tempat : Gedung Bumiputera, Jalan Bintaran Wetan Waktu : Rabu & Jumat, 16.00-18.00 CP : 0857 2646 8885(Inoeg) More »

Dojo UGM

Tempat: Selasar Gedung B, Fakultas Filsafat UGM Jl. Olahraga no.1 Bulaksumur (sebelah barat bundaran lembah UGM) Waktu : Selasa & Jumat, 18.00 – 20.00 CP: 085641100450 (Yuli) More »

Dojo SADAR (Sanata Dharma)

Tempat : Aula Universitas Sanata Dharma, Mrican, Jl. Afandi (Gejayan), Yogyakarta. Waktu : Senin & Kamis, 16.00 – 18.00 CP: Esin – 08982372 More »

Dojo Bodhimanda

Tempat : Kompleks Futsal Bal-balan, Jalan Kaliurang km 9,1 (seberang kolam renang Umbul Tirta/Indomaret) Waktu : Selasa & Kamis, kelas kids 15.30-16.30 kelas dewasa 18.30-20.30 Rabu & Jumat, kelas baru dewasa 17.00-19.15 CP: 081802639654 (Deri), 081578177689 (Anton) More »

Seminar AIKIKAI

\"INDONESIA AIKIKAI 30th anniversary\" bersama MITSUTERU UESHIBA / WAKA SENSEI AIKIKAI HOMBU DOJO Yogyakarta 2013 More »

Dojo Kagura Bantul

Tempat : WaterByuur Kolam Renang Tirtatamasari, Jl. Wijayakusuma 180 Bantul (Masjid Agung Bantul ke timur, sebelah barat SMA 3 Bantul) Waktu : Senin & Kamis, 16.00 – 17.30 CP : 0274 7895847 More »

Dojo KD (Kartika Dewi)

Tempat:Hotel Cordela Kartika Dewi, Jalan Bhayangkara No.35, Ngampilan, Kota Yogyakarta (PKU Muhammadiyah ke utara), Parkir basement langsung naik lantai 8. CP : 0817 27 6008 (Yanto), 085101871800 (Kelik), 08170064480 (Fitri) More »

Dojo Kansha

Tempat : Rumah Lebah, depan Mualimin, perempatan Patangpuluhan Waktu : Senin & Kamis 19.30 -21.30 (Catatan: Khusus Putra) CP : 085729430773 (Wahyu) More »

 

Belajar Beladiri Bukan Sekedar Olahraga, tetapi Kebutuhan

YogyaAiki – Persaingan sering kali menjadi pangkal konflik horizontal, sifat iri juga sering kali menggadaikan harga diri dan tidak lagi perduli akan hak asasi. Keharmonisan berkeluarga, bertetangga, bermsyarakat seakan tinggal kayalan belaka. Modernisasi mampu merubah tradisi dan budaya silaturahmi, teman dekat tidak diperdulikan lagi sementara yang baru kenal seakan dekat sekali padahal diluar negeri. Fenomena tersebut sekarang ini sudah sangat terasa sekali maka belajar beladiri bukan hanya sekedar olahraga maupun gaya hidup, tetapi sudah menjadi kebutuhan yang akan menjadi sarana pertolongan pertama ketika menghadapi ancaman kejahatan atau setidaknya untuk mempertahankan diri.

Semua makhluk hidup di dunia ini pada hakekatnya telah diatur dan dibekali oleh yang Maha Pencipta yaitu naluri untuk mampu mempertahankan diri sesuai dengan kehidupan masing-masing. Misalnya saja hewan, semua hewan telah dibekali berbagai macam keistimewaan untuk mampu bertahan dari berbagai macam persaingan hidup, seperti adanya taring, tanduk, lari kencang, mampu berubah warna, mengeluarkan bau, bisa racu , cangkang yang kuat dan lain-lain, semua itu anugerah Ilahi .  Seleksi alam akan membuktikan siapa yang mampu bertahan  maka dia yang menjadi pemenang. Lalu bagaimana kita sebagai manusia, makluk sempurna dengan dikaruniai kecerdasan dan akal, tidak lagi kekuatan okol/otot yang akan menjadi pemenang namun yang kecerdasan akal berpegaruh besar dalam mempertahankan diri.

Aikido dan Kebugaran

YogyaAiki – Saya menulis artikel ini berdasarkan pengalaman pribadi ketika berlatih dengan sesama praktisi. Dimana saya dan beberapa rekan mengira bahwa sensei sudah meneriakkan “yame”, sementara saya dan beberapa teman sedang asyik membantu salah satu kohai kami menggodok teknik. Dari belasan peserta latihan, kami berempat mampu berlatih secara konstan, dimana rekan-rekan yang lain sudah terduduk dengan nafas terengah-engah. Sensei mempersilahkan kami untuk melanjutkan latihan, karena peserta lain duduk semata karena mereka sudah kelelahan.
Berapa banyak dari anda sesama praktisi yang mengalami hal ini? Saya pribadi sangat menyayangkan jika seorang praktisi memiliki stamina yang berada jauh di bawah standar, karena disaat kita memasuki level yudansha, maka disaat itu pula lah tuntutan untuk belajar lebih banyak pun meningkat. Adalah lumrah terjadi di Indonesia, ketika seorang shodan(dan-1) terpaksa harus menjadi instruktur, dimana sebenarnya, secara tradisi beladiri di Jepang, seseorang berhak menjadi asisten dari sensei-nya ketika ia minimal berada di level sandan (dan-3). Dengan demikian, di Indonesia, bagi seorang shodan, kesempatan untuk belajar otomatis berkurang ketika ia mulai menyandang sabuk hitam.

Pengumuman UKT Aikido Aiki-Shidoukai

PENGUMUMAN

 Diberitahukan kepada seluruh pengurus dojo AIKIDO dibawah kepengurusan Aiki-Shidoukai Yogyakarta, bahwa ujian kenaikan tingkat(UKT) dilaksanakan :

Hari/Tgl : Minggu, 23 Agustus 2015

Jam : 08.00 – Selesai

Tempat : Menyusul

Mengingat waktu yang semakin dekat maka dimohon semua pengurus dojo mempersiapkan dan mendata Aikidoka yang akan mengikuti UKT. Semua data peserta UKT sudah diterima pengda selambat-lambatnya 1 minggu sebelum pelaksanaan UKT.

Demikian pengumuman ini disampaikan, mohon menjadi perhatian semua. Terimakasih

 

Yogyakarta, 8 Juli 2015

ttd

Ketua Pengda DIY

Fudoshin AIKIDO Club Hadir untuk Masyarakat Magelang

AIKIDO Fudhosin Magelang 01Magelang – Kabar gembira bagi masyarakat pecinta beladiri Aikido khususnya di wilayah Magelang dan sekitar. Fudoshin Aikido Club, ya kami hadir untuk Anda semua. Fudhosin adalah salah satu dojo Aikido termuda saat ini dibawah kepengurusan perguruan Indonesia AIKIKAI Yogyakarta yaitu “AIKI-SHIDOUKAI”. Kehadirian kami adalah salah satu bentuk perhatian sekaligus respon terhadap banyaknya permintaan masyarakat Magelang dan sekitar atas hadirnya beladiri aikido. Sebelumya kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya terhadap masyarakat Magelang dan sekitar atas kesempatan yang diberikan untuk memperkenalkan salah satu budaya sekaligus seni beldiri Jepang. Saat ini kami latihan di Gedung Prajurit, Kodim 0705/MGL, Jalan Jend. Ahmad Yani, Kota Magelang, setiap Rabu & Minggu Pk. 16.00 WIB, dibawah asuhan Sensei Teguh Dan-3. Terbuka untuk umum dewasa tidak terbatas usia.