Monthly Archives: June 2015

Fudoshin AIKIDO Club Hadir untuk Masyarakat Magelang

AIKIDO Fudhosin Magelang 01Magelang – Kabar gembira bagi masyarakat pecinta beladiri Aikido khususnya di wilayah Magelang dan sekitar. Fudoshin Aikido Club, ya kami hadir untuk Anda semua. Fudhosin adalah salah satu dojo Aikido termuda saat ini dibawah kepengurusan perguruan Indonesia AIKIKAI Yogyakarta yaitu “AIKI-SHIDOUKAI”. Kehadirian kami adalah salah satu bentuk perhatian sekaligus respon terhadap banyaknya permintaan masyarakat Magelang dan sekitar atas hadirnya beladiri aikido. Sebelumya kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya terhadap masyarakat Magelang dan sekitar atas kesempatan yang diberikan untuk memperkenalkan salah satu budaya sekaligus seni beldiri Jepang. Saat ini kami latihan di Gedung Prajurit, Kodim 0705/MGL, Jalan Jend. Ahmad Yani, Kota Magelang, setiap Rabu & Minggu Pk. 16.00 WIB, dibawah asuhan Sensei Teguh Dan-3. Terbuka untuk umum dewasa tidak terbatas usia. 

Mengupas maksud dan fungsi “Katate tori” di Aikido

Katate tori - Aikido Yogya – Salah satu serangan yang paling dasar dalam Aikido adalah katate-tori. Serangan ini diskenariokan dengan posisi yang spesifik, salah satu tangan uke memegang tangan nage yang berlawanan, misalnya, tangan kiri uke memegang tangan kanan nage, posisi kaki juga berlawanan, yaitu jika nage memposisikan kaki kanannya di depan dalam kamae, maka uke menghadapinya dengan gyaku-hanmi, atau posisi kaki yang berlawanan, dengan kaki kiri di depan.
Pertanyaan yang paling umum kemudian muncul, apakah maksud yang sebenarnya dari bentuk serangan ini? Pada awalnya seorang praktisi akan dilatih untuk menghadapi bentuk serangan pegangan. Pertama-tama, hal ini dimaksudkan untuk mempermudah nage dalam merasakan intensi yang diberikan kepadanya, namun  jika nage kemudian hanya terbiasa dengan kogeki (cara menyerang) pegangan, maka reaksinya terhadap serangan lepas akan menjadi tumpul, maka kemudian permasalahan selanjutnya adalah, ternyata metode latihan untuk merasakan tidak hanya dilatih dengan kogeki dalam bentuk pegangan, namun juga dalam bentuk serangan lepas seperti shomen-uchi atau yokom, dan katate-tori hanyalah salah satu variasi dari kogeki.

AIKIDO Weekend – Tempat latihan Aikido Sabtu dan Minggu

Dojo Kartika Dewi Yogya – Aikido merupakan manifestasi dari modernisasi pemikiran tokoh beladiri Jepang “O’Sensei Morihei Ueshiba” dengan selimut budaya Jepang tradisional. Beladiri ini melatih penyelarasan fikiran, tubuh dan alam, untuk menjadi satu kesatuan yang harmonis dengan didasari rasa cinta kasih untuk memberi dan menjaga kehidupan. Hal ini membuat seni beladiri yang dikembangkan oleh Morihei Ueshiba sekitar tahun 1800-an menjadi sangat diminati berbagai kalangan pada abad modern ini sebagai sebuah gaya hidup. Bagi masyarakat Jogjakarta dan sekitarnya yang menginginkan latihan aikido namun terkendala oleh padatnya kegiatan sehari-hari tidak perlu khawatir lagi, Dojo Kartika Dewi adalah AIKIDO weekend yang waktu latihanya pada hari Sabtu dan Minggu pukul 17.00 – 19.00 (break sebentar untuk menunaikan sholat Maggrib bagi yang muslim). Lalu bagaimana dengan usia? Dalam berlatih Aikido usia tua, muda, anak-anak, pria atau wanita tidak jadi masalah, karena didalam latihan tidak melakukan tehnik yang keras jadi sangat ditekankan pada kelembutan dan keselarasan, gerakan bersifat alamiah sehingga dapat dilakukan oleh berbagai usia.